Bab 96 : Teman Larut Malam

1727 Words

“Aku … merasa sangat tidak nyaman … Kumohon, kumohon padamu. Aku … aku ingin …“ Jason sepertinya tampak lebih bersemangat mendengarnya. Gerakan tangannya bahkan lebih kuat, hingga membuatku hampir berteriak. “Kamu menginginkannya? Sebentar lagi aku akan membuatmu puas setengah mati.” “Ah … “ Rambut panjangku terurai di antara wajahku. Aku merasa benar-benar kesakitan ketika mendambakan sentuhan seorang pria seperti saat ini. Kebutuhan biologis ini telah membuatku kehilangan akal sehatku. Apalagi sekarang muncul sebuah sensasi ketegangan yang membuatku merasakan sakit di perut bagian bawahku. Rasanya seperti satu koloni semut datang menggerogoti sekujur tubuhku. Rasa gemetar yang datang dalam beberapa gelombang meningkatkan suhu tubuhku hingga mencapai temperatur yang biasanya tak terj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD