Bab 100: Bekas Lipstik

1652 Words

Mu Yuan menyahut lagi, “Sayang, jangan diambil hati. Ayahku secara khusus juga memintaku untuk menjagamu baik-baik. Sepertinya kamu sekarang membutuhkan asisten rumah tangga karena keluargaku juga tidak bisa mengurusmu.” Aku mengangguk patuh. Ayah mertuaku memang orang yang perhatian, sepertinya dia juga yang mendidik Mu Yuan dengan baik. “Sayang, kamu tidak terlalu ahli dalam hal memasak, serahkan saja padaku.” Mu Yuan langsung menghalangiku dan berkata, “Pergilah ke ruang tamu dan tunggu aku. Percayalah padaku, ini akan segera beres.” Aku tersenyum tipis. Tepat pada saat aku hendak meninggalkannya, Mu Yuan melihat bekas darah di kakiku. “Sayang, kakimu kenapa?” Aku melihat kakiku dengan ragu-ragu. “Oh, aku kemarin pergi ke rumah Likun. Bukankah aku sudah mengatakan bahwa proses de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD