~Selamat membaca~ Amir menajamkan pendengarannya kala samar samar ia mendengar suara sirene mobil polisi. Sedangkan saat ini Indra sedang keluar untuk memesan tiket kereta melalui seorang kenalannya. Laki laki laki itu berniat untuk meninggalkan kota setelah mendapatkan uang dari hasil memeras Corla. "Polisi," bisik Amir dari balik gorden. Laki laki itu mulai panik ia berpikir bila Indra lah yang telah menjebaknya. Dengan cepat Amir berlari menuju kamar di mana ia menyimpan uang bagiannya. Namun setiba di sana ia hanya mendapatkan tas ransel miliknya sudah kosong melompong. Amir tertawa miris. Ia telah di jebak oleh sahabat laknatnya sendiri dan bodohnya dia sama sekali tak menyadarinya. Pantas saja Indra bersikukuh untuk mengambil pesanan tiket kereta nya sendiri dengan alasan akan leb

