28. Rencana Pihak Ketiga

1021 Words

Interaksi keduanya tidak juga membaik. Bahkan kini Helen terang-terangan mengibarkan bendera perang pada Nathan.  "Pokoknya, gue nggak mau lo seenaknya melanggar wilayah gue!" teriak Helen sesaat sebelum membaringkan tubuhnya di atas kasur.  "Iya, bawel!" balas Nathan. Mereka berdua tidak tahu jika sedari tadi ada seseorang yang menyimak pertengkaran mereka. Saking kerasnya suara yang ditimbulkan keduanya, membuat Sofia dan Maria begitu penasaran dengan apa yang mereka perdebatkan. "Gimana ini, Jenk? Kok susah banget akurnya? Udah kayak kucing dan tikus saja." Maria merasa cemas. Pasalnya pernikahan yang terjadi di antara mereka ini sudah benar. Meski jalannya sedikit memalukan.  "Aku juga bingung, Jenk," sahut Sofia, "kita sudah menempatkan mereka di kamar yang sama, berharap lambat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD