Tanya hati tentang siapa yang lebih kau cintai Tanya hati tentang siapa yang akan kau lukai Karena hati memang harus memilih ***** “Jangan dipakai lagi. Pakai yang lain aja,” kata Pandu mengambil sendok tersebut dan meletakkan di ujung meja. Embun mengangguk dan menggunakan sendok di sisi lain, karena kebetulan meja yang mereka pilih memang untuk empat orang. Mereka melanjutkan makan sambil berbincang, membahas banyak hal terkait seputar perjanjian kerja sama maupun kehidupan pribadi. Tak terasa, waktu bergulir begitu cepat. “Kita berangkat ke dokter sekarang,” ucap Pandu setelah menyelesaikan pembayaran. Embun mengangguk dan bangkit berdiri. Mereka melaju menuju tempat praktik Broto, sesuai yang telah dijadwalkan. “Kami sudah ada janji, atas nama Embun,” kata Pandu pada asisten Br

