Delapan belas

1843 Words

Author Pov Gelisah. Itu lah yang tengah Rumy rasakan sekarang. Berkali-kali, pikirannya hanya tertuju pada satu nama. Zevana. Ya, meskipun saat ini dirinya terlihat seperti sedang sibuk dengan pekerjaannya. Namun yang terjadi adalah, dia begitu gelisah karena teringat terus istrinya. Ntah Rumy terlalu mencemaskan Zevana di sana, atau justru itu disebabkan karena perasaannya yang mulai tak bisa berjauhan dengan sosok mungil itu. Yang jelas, Rumy merasa tidak tenang duduk di kursi kebesarannya sekarang. Trak Dia menaruh bolpoin yang sedari tadi dipegangnya tanpa sedikit pun digunakan. Kemudian, dia mengecek ponselnya yang mendadak sepi tak berbunyi sekali pun. "Ada apa denganku? Kenapa rasanya, aku cemas begini?" gumamnya sendiri, lantas meraih ponsel yang sejak tadi diliriknya semb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD