akhirnya Nia , Nita , dan Mia bergegas memacu sepeda motornya untuk segera pergi menuju rumah Nia .
Sesampainya dirumah Nia , ibu Nia sedang membersihkan halaman depan , lalu mereka bertiga memberi salam kepada ibu Nia .
" assalamualaikum bu " ucap Nia , kemudian disambung lagi oleh Nita dan juga Mia .
" waalaikum salam , eh Mia lagi toh , ini siapa lagi Ni " ucap ibu sambil menanyakan teman baru Nia .
" kenalin bu ini Nita namanya , temen SMP nya si Mia dulu " ucap Nia sambil mengenalkan Nita .
" oh Nita temen SMP nya Mia dulu " ucap ibu Nia .
" iya bu kebetulan di SMA ketemu Mia lagi " ucap Nita.
" yaudah masuk masuk gih " ucap ibu sambil menyuruh mereka masuk .
" itu ibu kamu Ni ? " tanya Nita.
" iya iya lah masa ibunya siapa si Nit hehehehe " ucap Nia .
" ya enggak begitu juga Ni , masih muda ya ibu kamu " ucap Nita.
" iyalah masa udah tua , kalo udah tua mah namanya nenek aku Nit " ucap Nia .
" tau ni kadang kadang kalo nanya suka enggak jelas " ucap Mia dengan nada sinis.
" eh Mi biasa aja dong ngomongnya kan aku cuma nanya , enggak ada berubahnya ya kamu dari SMP " ucap Nita kesal dengan Mia .
" sst udah ah berantem mulu dari SMP enggak cape emang kalian berdua " ucap Nia sambil mendamaikan mereka berdua .
" bikin kesel aja " ucap Nita .
" et lagian kalo nanya tuh yang beneran dikit " ucap Mia .
ketika mereka berdua sedang berargumen Nia bergegas menuju dapur dan mengambil air panas .
" ada yang berantem lagi aku siram air panas " ucap Nia dengan kesal juga .
Nita dan Mia lalu diam memataung mengarahkan pandangannya kepada Nia.
" kalian udah pada besar udah SMA kalo ada yang buat kesel satu sama lain , bilang aja jangan pada pake emosi , kalian udah 1 SMA lho udah 15 tahun " jelasnya Nia sambil memarahi Nita dan Mia .
" coba kalo kalian enggak pake emosi ngomongnya juga enggak bakal kalian enggak suka satu sama lain " lanjutnya Nia .
" iya Ni maaf " ucap Nita .
" kamu juga Mi jangan karena pergaulan kamu udah luas , jam terbang kamu udah banyak udah panjang , jangan bersikap seolah olah kamu yang paling berpengalaman dan bisa seenaknya kamu ngatain orang seenaknya " ucap Nia .
" siapa yang ngatain seenaknya sih " jawab Mia dengan kesal .
" aku tau tanpa Nita jelasin kenapa kamu bisa marahan sama Nita , karena Nita gendut kan karena enggak goodlooking ?" jelasnya Nia dengan tegas.
" terserah Ni kamu mau bilang apa tentang aku , kenapa semenjak tadi kamu kenal Nita jadi kamu belain Nita terus Ni " jelasnya Nia .
" aku enggak belain kamu , aku juga enggak belain Nita juga kok dikelas aku nyari temen bukan cari musuh " ucap Nia .
" udahlah kita udah dewasa gausah banyak banyak permusuhan , emangnya enak musuh satu kelas main diem dieman " ucap Nia .
" iya enggak enak juga sih Ni " ucap Mia .
" yaudah kalian berdua baikan sekarang gausah ada main kesel satu sama lain " ucap Nia .
" iya iya Nita maafin aku ya karena pernah dan sering ledekin kamu " ucap Mia .
" aku juga ya minta maaf karena sering ngatain kamu juga " ucap Nita.
Mereka berdua berjabat tangan dan berpelukan lalu keduanya meneteskan air mata karena perseteruan sedari SMP baru berakhir baik sekarang ketika mereka menginjak dibangku SMA dan juga karena Nia .
" makasih ya Ni udah mau nyatuin kita berdua lagi , sebenernya sih aku emang enggak mau punya musuh satupun sih " ucap Nita.
" iya sama Nit aku juga begitu " ucap Mia .
" yaudah tunggu sini aku buatin minum dulu buat kalian berdua " ucap Nia .
" mau minum apa " lanjut Nia sambil menanyakan mereka berdua mau minum apa .
" es jeruk aja " ucap dengan berbarengan Nita dan Mia .
" hehehe kan kalo jawabnya kompak gitu enak didengernya " ucap Nia dengan ketawa lalu pergi menuju dapur untuk menyiapkan minum .
tidak lama Nia beranjak dari ruang tamu , ibu nia masuk setelah membersihkan halaman depan dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan peralatan berkebun.Ketika sampai di depan kamar mandi yang posisinya berdekatan dengan dapur ibu pun menanyakan sesuatu .
" neng tadi itu kenapa emangnya ? " ucap ibu sambil menanyakan pembicaraan yang terdengar agak keras.
" eh emang ibu denger " ucap Nia dengan kebingungan .
" ya denger lah kamu ngomongnya kenceng banget " ucap ibu .
" jadi gini lho bu itu mereka sekelas dari SMP , nah mereka dari SMP itu enggak akur karena saling ejek satu sama lain dan pas SMA ketemu lagi sekelas pula , akhirnya pas tadi aku ajak kerumah mereka masih berantem aja enggak ada baik baik nya berdua kan kalo berantem terus malah kesananya nanti mau sapa satu sama lain enggak enak apalagi kalo misalnya mereka berdua dapet kelompok belajar yang sama pasti bakal jauh jauhan dan enggak mau sharing tentang tugas kelompoknya , nah tadi aku omelin aja mereka berdua dan bersyukurnya mereka berdua sekarang udah akur bu , semoga aja seterusnya bakal akur begini " jelasnya Nia .
" yaudah deh neng kamu jangan sampe jadi musuh diantara mereka berdua , yang ada nanti mereka berteman dan malah kamu nanti yang dimusuhin " ucap ibu .
" ya enggak bu aku usahain kok biar mereka semuanya saling berteman dan aku usahain bakal akur akur aja kok " ucap Nia .
" yaudah aku samperin mereka dulu ya bu kehausan kayaknya mereka abis adu mulut hehe " ucap Nia sambil membawakan minuman es jeruk yang diinginkan mereka berdua .
tidak lama dari perbincangan itu Nia sampai diruang tamu dan memberikan es jeruk nya kepada mereka berdua .
" ni silahkan diminum nyonya nyonya es jeruknya , es jeruk ini dapat menyejukan suasana hati yang panas hehehe " ucap Nia dengan bercanda.
" hahaha apasih Ni bisa aja kamu tuh bercandanya " jawab Nita dengan sedikit ketawa .
" yaudah minum ni Nit haus kan tadi kamu bilang " ucap Mia .
" et Mi diem diem aja kenapa sih aku kan jadi malu hehehe " ucap Nita dengan sedikit malu .
" nah gitu kan enak diliatnya kalo akur hehehe " ucap Nia .