Bab 29

1115 Words

Jemima menyerngitkan matanya saat cahaya mulai bergegas masuk ke netranya. Setelah mampu menyesuaikan cahaya, Jemima membuka total matanya yang langsung disambut dengan wajah khawatir Andrew di sampingnya. Jemima mendengar Andrew mendesah lega saat ia melihat Jemima mulai membuka mata. “Syukurlah, Je. Aku baru saja akan membawamu ke rumah sakit karena kau yang tak kunjung sadar.” Jemima menatap Andrew dengan berbagai pertanyaan yang berkecamuk di kepalanya sebelum interupsi dari Andrew mengembalikan kesadarannya secara penuh. “Kau bisa bertanya nanti, Je. Sekarang yang lebih penting adalah makan! Kau sudah lima jam jam lebih tiga puluh delapan menit dan sepuluh detik sejak pingsan di depan toko. Sekarang lebih baik kau mkakan makananmu!” Andrew mengambil sebuah mangkuk yang diletakkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD