Bella menyandarkan tubuhnya di sofa. Setelah dia berusaha menolak permintaan Jemima, namun perempuan itu tetap saja memaksanya dan berakhir Bella harus memikirkan bagaimana agar Jovic bisa datang bersamanya. Bella mengambil handphonenya, dan berusaha memberitahukan Jemima agar membantunya membujuk Jovic untuk pergi bersamanya. Sebelumnya Bella tak pernah seperti ini, namun ah sudahlah dia harus bisa menjaga hati Jemima. Setelah sore berlalu, Bella duduk di sofa dengan kedatangan Jovic yang wajahnya lebih cerah dari pagi sebelum dirinya pergi ke kantor. Bella menghela napasnya, dia harus beraksi untuk saat ini. "Jovic entar malam kita—" "Mau apa? Makan malam?" Bella mengernyitkan dahinya, kenapa Jovic bisa mengetahuinya? Tapi syukurlah. Dia tak perlu susah-susah mencari bahan pembicar

