"Kamu mau ke mana, Sya?" tanya Samuel saat melihat Meisya bergegas pergi meninggalkannya sendiri setelah Monika dan Tara yang mendadak sangat dekat lebih dulu meninggalkan restoran. Sebenarnya Meisya masih kesal dengan Samuel perihal telepon dari Qinara yang tidak diberitahukan padanya, tetapi karena alasannya adalah lupa karena tadi pagi terburu-buru maka Meisya dapat memakluminya. Akan tetapi karena mendengar ucapan Monika jika setelah bayi itu lahir dan akan selalu bersama keluarga Monika membuat Meisya kembali teringat pembicaraannya dengan wanita itu kemarin, dan itu membuatnya kesal, terlebih lagi karena Samuel turut mengiyakan. Itulah yang membuat kekesalan Meisya berlipat ganda pada suaminya karena ia mengira jika Samuel sudah tahu rencana sang Mama dan mendukungnya. "Ke ruma

