Cinta tidak harus memiliki

1769 Words

"Kak Sam? Tumben udah rapi?" tanya Meisya saat keluar kamar dan mendapati  Samuel yang sudah duduk di ruang makan dengan pakaian kerjanya. "Iya, aku mau anterin kamu kerja, mulai sekarang aku antar jemput kamu, jadi kamu enggak usah pake mobil Naka lagi," jawab Samuel, Meisya tersenyum bahagia mendengarnya. "Kak, terima kasih, ya." Samuel tersenyum mengejek sang istri saat mendengar apa yang Meisya ucapkan. "Enak aja terima kasih doang! Yang sandwich kemarin aja belum kamu bayar!" jawab Samuel mengingatkan. "Pijitin?" tanya Meisya memastikan jika itu yang ia maksudkan. "Iya," jawab Samuel ketus seraya mengambil makanan untuk sarapannya. "Iya, deh, nanti kalau ada waktu luang," jawab Meisya sengaja menggoda sang suami, Samuel hanya melirik sinis padanya sambil berdecak. Meisya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD