terasa dunia berputar bagi daniel dia merasa bermimpi saat endah dan keluarganya menerima lamaran nya .
andaikata lamarannya ditolak endah ,dia pasrah mau gimana lagi karna dia datang melamar endah cuma sendiri tidak ada orang tuanya , karna orang tuanya tidak merestui hubungannya dengan endah .
" terima kasih ayah mau menerima lamaran ku ini ". ucap daniel pada calon mertuanya .
" iya sama nak ". dengan tersenyum ikut bahagia melihat calon menantunya bahagia .
lalu daniel mengeluarkan sesuatu didalam kantong celananya , dan membukanya .
" endah kamu mau kan aku persunting kamu ," sambil mengeluarkan cincin dari kotak berbentuk love itu dan memegangnya .
mata endah menatap cincin itu dengan senang dan menjulur tangannya . daniel memakai cincin itu pada tangan endah .
" woww ,,, cocok endah " kata daniel senang dengan bersorak bahagia .
" iya mas " . sahut endah bahagia sambil menatap pria yang dicintainya itu.
disamping itu ayah dan ibunya endah tersemyum bahagia melihat anak satu satunya itu bahagia .
hemmm,.. jadi bahagia berdua aja gitu kita gak di ajak ajak ni ". ucap ibunya endah . mereka yang yang ditegur dengan kayak gitu malu malu menunduk .
" ibu ini bagaimana sih kayak gak pernah muda aja ,,.. celoteh pak broto .
" ayok kita keluar jangan ganggu kebahagian anak kita dan calon mantu kita ." kata pak broto bangkit dari duduk nya dan memegang tangan istrinya dan keluar .
mereka berdua hanya memandang dengan penuh cinta .endah jadi malu saat bertatap dengan daniel lalu dia menunduk malu tidak tau mukanya udah merah kayak cabe .
daniel yang merasa endah malu tersenyum dia membayangkan wajahnya endah yang kesemsem warna wajahnya yang merah kayak cabe rawit itu otaknya mulai m***m . ah ah ...,, ngapain aku bayangkan yang enggak sih ,. batin daniel . endah emang cantik pantes aja daniel , cinta amat sama dia .
mereka diam sama sama tidak bicara asyik dengan pikirannya sendiri .
" endah gimana kapan kita bikin akadnya , akadnya kecil kecilan aja ya aku gak punya uang ini semenjak papa melarang aku buat ketemu sama kamu , semua fasilitas yang ada padaku diambil jadi aku gak punya uang " potong daniel memecahkan suasana .
" gak papa , kita bikin kecil kecilan aja mas ucap endah yang memandang calon suaminya itu.
" tapi kapan mas " ucapnya lagi .
" kapan ya "! ucap daniel sambil memikirkan nya .
" gimana kalau dua minggu lagi " kata daniel .
" eum, boleh juga , " tapi mas endah endah berhenti mengatakan sesuatu .
daniel yang merasa endah berhenti mengatakan sesuatu jadi penasaran dia
" apa endah "? tanyanya .
" kalau kita sudah nikah bagaimana mas , mau tinggal disini apa kita cari kontrakan mas diluar sana .tanya endah dengan lembut takut melukai perasaan orang yang dicintai nya itu yang beberapa hari lagi akan menjadi suaminya .
" mau kamu gimana endah , ?" tanya daniel .
" ya akuu mau nya tinggal berdua saja mas yaitu dikontrakan , kalau dirumah ibuk kasihan mereka harus menampung kita disini belum pada makan aja mereka masih susah mas ". jelas endah .
" yaudah kalau soal itu terserah sama kamu deh nanti kita cari kontrakan yang dekat sama tempat kerja aku , yaudah kayaknya aku udah lama disini nanti papa malah curiga lagi ," yaudah aku pamit dulu ya sampai ketemu nanti dihari bahagia kita ," ucap daniel pada endah dan bangkit dari duduknya .
endah bangkit dari duduknya itu dan menyalami tangannya damiel " hati hati mas " . ucap endah .
daniel keluar dan memasuki mobil mamanya yang dipimjam sebentar dan menyalakan mobilnya dan pergi .