Diruang tamu

519 Words
Daniel duduk di sofa sambil memain hp nya diruang tamu . dia tidak menyadari endah sudah duduk disampingnya . " jadi asyik main hp aja bg aku tidak dihiraukan gituu " manja endah pada daniel sambil memanyun bibirnya . daniel kaget karna endah yang tiba tiba nongol diruang tamu . " ehh kapan kamu ada disitu kok gak bilang bilang sih " , ucap daniel yang merasa kaget dan melototi endah . " kamu aja yang asyik main hp jadi makanya gak tau aku disini . " hehe " daniel menyeringai sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal . " ada perlu apa kamu kesini mas "? tanya endah pura pura gak tau , padahal endah tau daniel kesini untuk melamarnya . " kamu lupa ya sama janji aku waktu sebelum wisuda ? tanya daniel sedikit kecewa karna endah sudah lupa apa yang mereka ucap tempo dulu dikampus sebelum wisuda . " apa ya "? endah masih pura pura lupa . " kan aku kesini mau melamar kamu ke orang tua kamu " ucap daniel menekan suaranya . " oe ia ya, kok aku lupa ya !" ucap endah . " tapi bapakku lagi betulin gerobak di belakang rumah , aku panggil dulu ya " ucap endah sambil beranjak pergi meninggalkan ruang tamu . di belakang rumah bapaknya endah sedang membetulkan gerobaknya . bapak endah setiap hari menjual bakso keliling dengan gerobak nya hanya itu yang mampu dikerjakan untuk menyambung hidupnya dengan keluarganya dan membiayai kuliah endah, alhamdulillah dengan berjualan bakso keliling kuliah endah pun lulus . bakso bapaknya endah sangat enak . setiap hari baksonya terjual habis kadang kadang , ada juga yang gak habis , tapi beliau tidak pernah berhenti berjualan walaupun sudah tua beliau tetap semangat . " endah sudah berdiri didepan pintu belakang sambil memandang bapaknya yang mulai beruban , dia tidak berani mengatakan bahwa daniel melamarnya .bagaimana kalau nanti bapaknya sedih mendengar ia dilamar seorang laki laki karna bapaknya pernah bilang " nak kalau kamu nanti ada laki laki yang ingin mempersunting kamu bagaimana "? tanya ayah padaku aku hanya tertegun mendengar pertanyaannya waktu itu . ayah sedih karna cuman aku anaknya satu satunya yang ia miliki , sebenarnya aku bukan sendiri tapi punya saudara kembar yang udah meninggal waktu kami masih kecil dulu . ia merasa kasihan dengan bapaknya yang udah tua seharusnya duduk manis dirumahnya, ini malah ayahnya yang harus kerja banting tulang untuk mengidupi keluarganya . " ayah "!! panggil endah . bapaknya endah memaling mukanya kearah yang memanggil tadi . " eh anak ayah " ada apa nak ? tanya ayahnya . ayahnya endah sangat menyayanginya . " anu yah ada mas daniel mau ketemu sama ibu dan ayah katanya " ucap endah . " katanya mau ketemu sama ayah penting katanya . ayah endah mengerut dahinya " emangnya perlu apa nak daniel kesini "? tanya ayahnya endah . " gak tau yah katanya penting sih ", ucap endah . " bentar ayah beresin ini dulu " kata ayah nya endah . " iya aku kedalam dulu ya yah " . kata endah . " iya nanti bapak nyusul ya ."
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD