Pada akhirnya kami harus menjauh, Bukan karena cinta kami telah habis. Melainkan karena impian ini terlalu suci untuk dilukai. Aku mundur selangkah, kamu pun berpaling setengah hati. Agar masa depan kami tumbuh tanpa dosa dari perasaan kami. Biarlah rindu tetap tinggal menjadi rahasia, Karena mencintaimu berarti belajar untuk melepasmu. *** Zevana benar-benar tidak mengerti dengan apa yang dipikirkan Ankala. Dia sepertinya sudah gila! Sehari setelah Zevana pulang dari Paris, dia sudah menunggu di halaman parkir kampus. Memakai kaca mata hitam dan jaket kulit, dia duduk di atas motor sport besarnya. Zevana tahu pria itu memiliki motor sport yang terkadang dipakainya. Namun, dia tak pernah menyaksikan Ankala menggunakannya secara langsung. Pria itu tiba-tiba menyodorkan helm untuk

