15. Pelukan Di Ujung Derita

1731 Words

Aku bisa melewatinya, Aku bisa melaluinya, Semua hari yang berat itu, Tak berarti apa-apa, Selama aku tetap bisa melihat senyummu. *** Diana menyambut wanita paruh baya itu di depan pintu, “Madame Ranti,” sapa Diana terdengar hangat seperti sebuah nada musik yang mengalun, “Akhirnya saya bisa membawa seseorang yang tepat untuk membimbing menantu saya,” imbuhnya dengan penekanan di kata menantu yang terdengar seperti sebuah ... entah ... mungkin hinaan yang tak kentara. “Sebuah kehormatan, Nyonya Diana,” jawab Madame Ranti dengan senyum sopan, “saya selalu senang membantu perempuan muda menemukan versi terbaik dirinya,” tambahnya sambil tersenyum lebar dan mengangkat kedua alisnya. Zevana menatapnya tak berani bergerak. Diana memanggilnya mendekat. Zevana berjalan dengan langkah ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD