*** "Semoga setelah baca pesan yang aku kirim, perempuan enggak tahu malu itu enggak jadi datang. Dikasih kepercayaan bukannya dijaga, malah dirusak. Enggak tahu diri." Duduk sambil bertopang kaki di sofa kamar hotel yang dia tempati, ucapan penuh ambisi tersebut dilontarkan Mariska yang sebelumnya baru selesai menjalankan misi. Bukan sembarangan misi, yang dia lakukan adalah; mengirim pesan berisi ancaman pada Andini. Kembali dibuat marah setelah tidak sengaja melihat foto Andini dan Arjuna di ponsel Sherina, kali ini Mariska bertindak dalam diam. Tidak bicara apa-apa pada Sherina, bahkan untuk sekadar membahas foto, Mariska memilih untuk bersikap pura-pura tidak tahu, karena jika berkaca dari yang sudah-sudah, dia yakin Sherina akan kembali bersikap santai, lalu berdalih mempercayai

