*** Meskipun sedikit ragu, Sherina memutuskan untuk menerima pemberian hari yaitu; sebuah tedy bear besar berwarna coklat. Tergiur oleh jaminan dari pria itu, Sherina berharap ke depannya Harry tidak terus memaksakan perasaan, karena sampai detik ini rasa cinta Sherina masih untuk Arjuna. "Enggak jadi olahraga?" Sherina yang duduk bersandar di sofa ruang tengah, menoleh setelah pertanyaan tersebut dilontarkan Mariska padanya. Datang dari arah dapur, perempuan itu sepertinya baru selesai menyiapkan sarapan bersama art. "Enggak ah, mendadak malas," ucap Sherina. "Lagi nunggu paket juga. Jadi di rumah aja." "Paket dari siapa?" tanya Mariska, sambil menaikkan sebelah alis. Duduk di sebelah kanan sang putri, dia bertanya lagi. "Arjuna?" "Bukan, tapi Harry," jawab Sherina—membuat Mariska s

