*** Andini adalah orang yang pendiam dan kurang percaya diri. Meskipun lulusan dari sebuah universitas besar, tidak menjamin pergaulannya luas karena memang sejak kuliah, dia jarang sekali membuka diri untuk orang-orang baru. Mudah menutup diri lalu mudah pula trauma dengan sesuatu, Andini selalu bergantung pada Patra sehingga semenjak pria itu tidak ada, Andini merasa tidak punya siapa-siapa dan tidak percaya pada siapa pun. Hari ini contohnya. Shock setelah mendapat serangan tidak terduga dari Mariska, Andini langsung menutup diri dari semua orang termasuk Ardina yang jelas memiliki niat baik padanya. Enggan membukakan pintu saat Ardina terus membujuk ingin mengobatinya, Andini memilih untuk mengunci diri di dalam kamar lalu menangis di samping sang putra. Jika sudah seperti itu, ya

