Bagian 19

1021 Words

*** "Telepon dari siapa, A? Orang kantor?" Arjuna yang barusaja mengecek ponsel, sedikit tersentak setelah pertanyaan tersebut dia dapatkan dari perempuan yang duduk persis di depannya. Bukan Andini, perempuan tersebut adalah Sherina—sang kekasih, karena memang setelah mendapat ajakan untuk pergi berdua, Arjuna mengabulkannya, dan sesuai yang Sherina minta, siang ini mereka mengunjungi sebuah kedai seblak. Meninggalkan Andini di rumah sakit, Arjuna pergi dengan tenang karena persis ketika dirinya hendak meninggalkan kamar rawat, Teh Susi datang, sehingga Andini tidak akan sendirian. "Iya," jawab Arjuna. "Sebentar ya, aku jawab dulu. Di sini rame." "Jangan lama-lama ya," pinta Sherina. "Nanti aku digodain cowok lain." Arjuna tersenyum. "Siap." Sambil menjawab panggilan, Arjuna beran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD