hari hari yang mereka lalui begitu sangat indah untuk mereka lewati, dan ramuan yang biasa nya mereka minum tiap shubuh pun sudah habis bersamaan dengan kehamilan suci, raka da suci masih heran, padahal mereka tidak meminum ramuan itu tapi mereka selalu fresh dan tidak pernah capek, apakah ramuan ini sudah menyatu dalam tubuh mereka.
hari berganti minggu, minggu berganti bulan, usia kandungan suci pun sudah memasuki bulan ke 8, dan sebentar lagi suci akan melahirkan. raka pun heran walaupun usia kandungan istri nya sudah memasuki 8 bulan, tapi istri nya tidak ada tanda2 kalo dia mengeluh seperti capek dan perut sakit seperti kebanyakan wanita yang sedang hamil, padahal istri mengadung dua janin bayi, raka pun langsung teringat ini pasti karna ramuan pak rusli.
raka dan suci sudah tidak sabar menantikan buah hati mereka lahir kedunia ini, dan mereka selalu menantikan hari dimana dia akan menjadi seorang ibu, dan suami nya menjadi ayah, dia selalu berdoa agar disaat kelahiran anak nya nanti akan lancar dan selamat walafiat.
di saat malam tiba, raka dan suci sedang ber istirahat, suci pun memanggil suami nya, untuk menyuruh suami mengarkan suara tendangan kaki anak nya diperut nya, raka pun senang dan terharu, dan sambil berkata" nak, ini ayah! jangan nakal2 di perut ibu mu ya.. suci pun tersenyum dan memeluk suami nya, mereka tak meyangka akan kedatangan anak2 kembar, yang nanti nya rumah ini akan terlihat ramai denga kehadiran mereka.
raka dan suci pun selalu bersyukur kepada tuhan, atas apa yang telah tuhan berikan kepada mereka, dan mereka selalu mengingat seseorang yang telah mereka anggap sebagai malaikat penolong mereka yaitu pak rusli. raka dan suci merasa merekan orang yang paling beruntung di dunia ini.