sebulan berlalu setelan kepergian raka, suci sudah mulai bisa hidup tanpa suami yang sangat dia cintai disisi nya, karna masih ada si kembar yang akan selalu melindungi nya.
suci mulai bangkit dan berjuang untuk melanjutkan hidup nya. dan dia akan membuat anak anak nya menjadi anak yang berguna, pada saat suci lagi sendiri, suci teringat ayah dan ibu nya, suci pun mulai berkeinginan untuk bertemu mereka.
keesokan hari nya suci akan mencoba mendatangi rumah ayah dan ibu nya, tapi tanpa sepengetahuan anak anak nya, disaat zian dan zizan hendak pergi kehutan, suci berkata kepada anak anak nya, bahwa dia aka ke kota untuk menjual hasil yang anak nya dapat di hutan, dan sekalian untuk membeli kebutuhan rumah untuk satu bulan.
zian dan zizan pun menyetujui permintaan ibu nya itu, tapi zian dan zizan menyuruh ibu memilih siapa di antara yang akan menemani ibu nya di kota, ibu nya pun menolak, ibu bisa sendiri kok, kalian kehutan aja, dulu ibu dan ayah kalian sudah sering ke kota untuk belanja kebutuhan kalian, maka nya ibu tidak mau menyusahkan kalian. yaudah ibu pergi dulu ya, zian dan zizan pun berkata, ibu hati hati ya. akhirnya sampai lah suci di kota, dan dia tidak sabar untuk bertemu keluarga nya.