raka dan suci yang mengetahui anak2 mereka berbeda dengan anak2 yang lain pada dasar nya, raka dan suci pun mencoba untuk memaksimalkan kelebihan anak anak mereka dengan mengajarkan mereka ilmu belajar beladiri, agar bisa bertahan dari serangan binatang buas, dan suci mengajarkan mereka ilmu tentang agama. raka pun mulai mengajari zian dan zizan ilmu beladiri, zian dan zizan menjadi lebih bersemangat dengan apa yang telah di ajarkan ayah mereka
raka dan suci selalu melatih anak2 nya beladiri, dan ilmu agama, tanpa disadari raka dan suci,,ternyata zian dan zizan begitu mahir melakukan apa yang telah di ajarkan sang ayah dan ibu nya, seiring berjalan nya waktu zian dan zizan selalu berlatih bersama. tanpa sepengetahuan ayah dan ibu mereka, untuk menguji kekuatan mereka masing2, dan alhasil mereka ternyata sama2 kuat, dan suatu hari zian dan zizan memulai lagi latihan tentang menguji siapa yang lebih kuat, aksi mereka di ketahui oleh ibu nya, dan wajar saja ibu nya memarahi nya, dan menghukum mereka, dan ibu nya berkata, " ayah dan ibu mengajarkan kalian ilmu beladiri bukan untuk saling memukul satu sama lain, kalian ini saudara, kalo diantara kalian terluka atau kenapa2 ayah dan ibu juga sedih,, zian dan zizan pun mengakui kesalahan mereka. mereka berdua pun meminta maaf kepada ibu nya, ibu nya sayang sekali sama mereka memaafkan mereka dan memeluk mereka. zian da zizan pun berkata " jangan beri tau ayah ya bu, kami mohon" ibu mereka pun menyetujui apa yang mereka minta, tapi dengan satu syarat, jangan di ulangi lagi ya, mereka pun berjanji tidak akan mengulangi nya.
hari pun berlalu, zian dan zizan pun sudah beranjak dewasa, umur mereka sekarang sudah 12 tahun. pada suatu hari zian tidak sengaja merusak i barang zizan, zizan pun marah, zizan pun menantang zian, zian pun tidak menyanggupi, karna dia sudah berjanji kepada ibu nya tidak akan berkelahi lagi dengan saudara kembar nya, zizan pun berkata " ibu dan ayah kan tidak ada dirumah, apakah kau takut padaku, kalo memang kau takut padaku, maka kau harus akui aku lebih hebat dari mu.,, mendengar perkataa zizan, darah zian pun bergejolak, dan dia berkata, " aku tidak pernah takut dengan manusia kecuali ibu dan ayahku, walaupun itu aku harus melawan saudara ku sendiri, akan ku lawan sampai aku mengalahkan nya,, pertengkaran antara mereka pun terjadi,saling membunuh, saling melukai, pertarungan mereka berjalan sengit, tak ada yang ingin kalah, bersama an dengan pertempuran mereka, ibu dan ayah nya pun pulang, ayah dan ibu mereka pun terkejut dan berteriak untuk menghentikan mereka, alhasil pun mereka berhenti dan mereka ketakutan.
ayah mereka menanyakan , " apa yang terjadi kepada kalian berdua, kenapa kalian seperti ini, siapa yang mengajarkan kalian, apakah kalian ingin ayah dan ibu mati, dengan menyasikan pertarungan kalian, sekarang ayah nya menghukum mereka, dan mengunci mereka di kamar mandi agar mereka jera. dan tidak mengulangi nya lagi.
suci pun menangis, dan berkata kepada suami nya, "sayang, anak mu dulu juga pernah seperti itu, tapi aku merahasikan nya dari mu, karna aku takut kamu akan marah pada mereka, tapi mereka sudah berjanji kepadaku tak akan mengulangi, tapi sekarang mereka mengulangi nya,
mendengar tangisan dan suara anak2 nya yang dikurung suami nya dikamar mandi, suci pun menjadi tak tega melihat anak2 nya menangis ketakutan, walaupun mereka berbuat salah, mau gimana pun mereka tetap adalah anak2 ku dan suamiku.
suci pun mengeluarkan mereka dari kamar mandi, dan memeluk mereka sambil menangis.