Mulai beraktifitas

2233 Words

Setelah kami keluar dari masjid, kami berjalan di lorong yang cukup panjang, melewati taman dan kebun pertanian, ada banyak tanaman lainnya, ternyata pesatren ini cukup luas, belum lagi untuk pondoj di bagian laki-laki, aku baru tahu ternyata ada sekolah seluas ini, Desi dan Devi yang melihat ku hanya tersenyum, entah apa yang mereka pikirkan hingga Desi bertanya pada ku. “Kenapa Vin, pesantren ini indah kan?” ujarnya. Aku hanya menolwh tersenyum dan angguk. “Disini emang nyaman Vin, apalgi kamu bisa belajar buat rawat berbagai macam bunga disini.” Lanjut Devi. Aku cukup tertarik dengan topik Devi. “Maksudnya, disini kita bisa belajar buat rawat bunga, atau memang ada jurusan untuk mata pelajaran itu?” tanya ku antusias. Bagaimana tidak. Almarhum mama suka sekali dengan bunga, mungkin k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD