sekolah lagi

2198 Words

Aku berjalan sendiri, milihat beberapa baju dan buku, sudah sejam berlalu, tapi papa belum juga menghubungi ku. “Apa papa masih lama ya?” batin ku, karena tak ingin menduga, ku coba menghubungi papa. Terttttt Terttttt “Kenapa papa nggak angkat sih.” Omel ku. Aku berhenti di salah satu cafe di lantai dua, ku coba kembali menghubungi papa. Tertttttt Tertttttt Masih saja tak ada jawaban. Aku jadi kesal sendiri pada, kalau dia sudah berdua dengan mama Nova, papa nggak akan bisa ingat dengan orang lain lagi bahkan sampai putri nya sendiri. Sendiri, kesal. Itulah yang aku alami sekarang. Andai saja tadi aku menyuruh mereka menyusul aku pasti nggak bakalan kesepian seperti sekarang. Menyebalkan. Dari pada aku hanya bengong dan menunggu mereka menghubungi ku. Ku putuskan untuk pulang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD