Bahagianya Istri

1948 Words

22 Tahun aku akan menjadi ibu untuk anak – anaknya, menemani hidupnya sebagai seorang istri. Tidak seharusnya aku menyia – nyiakan kesempatan paling baik seumur hidup._ Adelia Pertiwi Siaran televisi menayangkan film kesukaan Adelia, tatapannya tidak beralih dari layar lebar di kamar sekalipun angka jam di dinding terus berputar, menunjukkan angka larut malam. " Yuk tidur, sudah malam." Ajak Dimas pada istrinya. " Bentar, masih bagus banget ini filmnya Mas. Kamu saja duluan ya." Dimas menggeleng," ibu hamil tidak boleh tidur larut. Nggak baik untuk bayi kita, Adelia." Adelia mengerucutkan bibir, menatap sebal kearah suaminya." Ini masih seru Dimas." " Tapi ini sudah malam, besok kan masih ada waktu." Dimas menggendong Adelia tanpa aba – aba. " Aaaw," refleks Adelia mengalungkan tan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD