Happy Reading ^_^ *** Keesokan harinya Chrystal sudah dinyatakan baik-baik saja dan diperbolehkan pulang. Pada detik yang sama Christopher terlihat lega dan bersyukur sekali. Tapi pada momen yang sama juga Chrystal terlihat memutar bola matanya. Bagaimana tidak, sebagai pemilik badan, Chrystal-lah yang paling tahu tentang tubuhnya. Dia juga sudah tahu kalau dirinya baik-baik saja sejak hari pertama, tapi Christopher dengan bodohnya malah bersikeras agar dirinya dirawat. Pada akhirnya Chrystal hanya bisa mendengus dengan intonasi mengejek kala matanya bertemu pandang dengan Christopher. Seolah-olah dia mengatakan 'kan sudah kubilang!' meski pada akhirnya tidak ada satu pun kata yang terucap. Tapi Chrystal dan Tuhan tahu bagaimana tidak pedulinya Christopher meski sudah disindir puluhan k

