Happy Reading ^_^ *** "Maaf, Tuan, hanya tersisa satu kamar untuk anda. Itu pun bukan kamar yang sesuai dengan deskripsi anda. Itu hanyalah kamar biasa." kata Receptionist hotel dengan ekspresi penuh penyesalan. Ada orang kaya yang menawar mahal sebuah ruangan, tapi sayangnya mereka tidak punya cukup kamar untuk ditawarkan. Mendengar itu, Christopher senang karena bisa lebih intim dengan istrinya. Tapi di sisi lain dia pun memikirkan perasaan sang istri yang pasti tidak akan nyaman berada di ruangan yang sama dengannya. "Chrys..." tegur Christopher pada sosok Chrystal yang tengah duduk di salah satu sofa yang ada di lobby utama. Wanita itu menengok setelah mengotak-atik ponselnya yang mati total karena kehabisan baterai. "Kita bisa naik sekarang?" tanya Chrystal dengan polosnya. Pert

