Al membawa nampan berisi sarapan itu dengan kedua tangannya. Sarapan sederhana yang dibuatnya sendiri pagi ini. Hanya berupa pancake dengan saus karamel, salad buah berupa potongan jeruk, apel, strawberry dan kiwi, tak lupa jus jeruk dan hot chocolate. Karena Al tidak tahu mana yang Tita lebih suka, yang ia tahu Tita suka keduanya. Rambutnya basah sehabis mandi dengan hanya celana training panjang warna hitam, Al bebas telanjang d**a di rumahnya. Matanya melirik ke arah smartphone nya yang tergeletak di meja dapur. Ketika dia memasak tadi memang beberapa pesan masuk ke smartphone nya semuanya dari Akira. Kerutan di dahi Al semakin dalam ketika ia membaca kembali pesan terakhir Akira, asisten kepercayaannya. Mereka mulai bergerak mencari anda kembali, Tuan. Tuan Adolfo tetap men

