“Bagi para peserta yang sudah hadir, diharapkan maju ke panggung, kita akan mengundi nomor urut untuk presentasi, ya.” pembawa acara mengumumkan bahwa kami diminta naik ke panggung. Ya ampun, kalo tadi hanya tanganku yang basah dan jantungku yang berdegup kencang banget, sekarang perutku ikutan mules. Tujuh orang yang hari itu diikutkan dalam program pengangkatan karyawan tetap, kesemuanya maju hampir berbarengan. Aku berdiri di urutan ke tiga, berdoa semoga nomor urutku tiga atau empat. Jadi, tidak terlalu duluan dan awal banget maju untuk presentasinya dan tidak terlalu akhir juga nomor urutnya agar tidak cape nunggu duluan. Hanum mendapatkan nomor urut pertama, Apri mendapatkan nomor urut ke tujuh. Berarti aku aman, harapanku untuk mendapatkan nomor urut presentasi ketiga atau keempat,

