Raka tak henti-henti nya mencium seluruh wajah istrinya, Pria itu terlalu bahagia sampai tak bisa berkata apa apa lagi. Beberapa jam yang lalu,Naya sudah di perbolehkan pulang karena memang tak ada sakit yang serius, hanya sedikit kelelahan saja namun dokter tetap menganjurkannya untuk istirahat yang cukup. Merasakan wajahnya yang terus saja di cumbu, membuat Naya membuka matanya pelan. "Apa aku membangunkan mu ?" Tanya Raka padanya. "Raka," "Hmm ? Ada apa ?" "Aku lapar," lirih wanita itu yang tentu saja membuat Raka terkekeh gemas. "Ah apa anak kita juga lapar ?" tanya nya sambil mengusap perut rata sang istri. "Iya papa," balas Naya dengan suara dibuat seperti anak kecil, lagi lagi Raka terkekeh. "Ayo bangun, aku akan memasakkan makanan yang enak untuk istri dan juga calon anak ku

