Chapter 15

1131 Words

"Mbak naya ada tamu," ucap bibi pada naya yang sedang menonton tv. "siapa bi ?" "Selamat pagi," sapa intan tiba tiba membuat naya langsung beranjak berdiri. "intan. Kamu kesini ? Kenapa tidak menghubungiku dulu ?" "Hehe maaf, nay. mendadak," Naya hanya mendesis "yasudah ayo duduk..hmm bi tolong bikinin minum ya," "Iya mbak," Naya sangat terkejut saat intan datang menemuinya, Naya pikir intan masih marah padanya dan tak ingin menemuinya lagi. "Hmm aku dengar kemarin kamu masuk rumah sakit ? Apa kamu baik baik saja ?" tanya intan membuat Naya terkejut, darimana intan bisa tahu ? Apa dari bayu ? Tapi rasanya tak mungkin. "Kemarin aku datang kesini tapi kata bibi, kamu di rumah sakit," lanjut intan ditanggapi anggukan oleh naya. "Oiya ini," intan mengambil sesuatu dari dalam tas nya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD