Tiba-tiba saja Angel langsung mendaratkan bibirnya di atas leher itu. Membuat Vero seketika tersentak kaget. "Angel!" Bentaknya. Gadis itu tidak menghiraukan sama sekali, malah memberi satu tanda di leher sebelah kiri Vero. "Selesai." Gumamnya senang seraya menatap hasil karyanya di leher pria itu. Vero hanya bisa pasrah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Ingin rasanya pria itu melempar Angel dari atas tangga sekarang juga. Vero membuka pintu kamar Angel kasar, bahkan wajah pria itu sangat tidak bersahabat. Berbeda dengan Angel yang berbinar senang. Vero mendengus sebal lalu melempar tubuh Angel asal ke atas kasur, membuat gadis itu benar-benar terkejut. Bahkan sampai tidak bisa menutupi keterkejutannya Di tatapnya marah wajah Angel, tapi yang di tatap malah terkekeh seraya tersenyum

