Waktuku tiap detiknya akan menjadi sangat berharga, saat dihabiskan bersama denganmu. • • • Seperti sudah kebiasaan, Nael memasangkan helm pada Naya. Bahkan sampai Naya agak kaget dibuatnya. "Naik," titah Nael setelah siap menunggangi motor ninjanya dengan mesin menyala, yang segera dituruti oleh Naya. Tak butuh waktu lama, mereka berlalu bersamaan dengan berputarnya roda motor Nael. Melaju di tengah hamparan ruas jalan. Dengan suara yang melawan deru mesin motor dan embusan angin Nael bertanya, "Soal sobekan kertas di laci meja lo, apa lo masih menerimanya?" "Emangnya kenapa?" Naya bertanya balik. Nael bergeming. Sesaat Nael kembali mengingat dua kalimat yang ditulis Nata pada kertas yang ia temukan tanpa sengaja. "Nggak apa-apa," jawab Nael akhirnya. Seketika Nael memelankan kec

