"Keren juga ruang kerja lo! Gak kalah sama ruang kerja gue di kantor!" celetuk Roland. Sahabat karib Selim itu tiba-tiba saja datang berkunjung ke kampus, bahkan sampai mampir ke gedung fakultas tempatnya mengajar. "Apa semua CEO perilakunya sama kayak lo? Gak punya tata krama!" ledek Selim. "Ck, gak usah sampai segitunya, Selim! Gue datang ke sini bukannya disambut baik-baik malah respon lo kayak gini! Bikinin gue minum dulu napa!" dengus Roland. "Tunggu asisten gue! Sebentar lagi dia ke sini," ujar Selim. "Kenapa bukan lo yang bikinin gue? Kan semua alat dan bahannya ada. Gak usah lo tungguin asisten cantik lo yang lagi mesra-mesraan sama cowok. Ganteng juga tuh orang, kelihatannya juga kayak sayang banget sama asisten lo," celetuk Roland sembari duduk santai di sofa single. Selim

