Chapter 34

1057 Words

Part 34 Bahagianya Menjadi Nenek “Kek, turun! Biar saya yang bawa deh! Duh, ke mana si Udin pangkalan? Yang ada malah kakeknya yang lagi ngetem,” omel Bu Latifah dengan tak sabar. Kakek Udin turun dari kemudi, lalu pindah ke belakang. Pria tua itu duduk mengangkang sambil berpegangan erat pada pinggang Bu Latifah. “Jangan kekencengan, Kek. Nggak bakal Kakek kejengkang. Makanya kalau udah tua itu inget umur. Segala pake ngojek. Udah aja di rumah ikut pengajian, banyakin amal karena udah dekat waktunya. Ini malah jadi nyusahin saya. Jadi saya yang bawa motornya.” Bu Latifah masih mengoceh panjang lebar sambil mengendarai motor Kek Udin dengan begitu semangat. Polisi rebahan, ia tabrak. Tikungan tajam, pun ikut miring bagaikan pembalap. Lampu merah hampir saja diterobos karena ingin buru-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD