Sahabat Heboh

1269 Words

Pagi masih menggeliat perlahan di langit kota Bandung, dan matahari baru saja menyembul malu-malu di balik gugusan awan yang masih menyisakan kabut tipis. Jam baru menunjukkan pukul enam pagi, namun di dalam salah satu kamar vila utama milik keluarga Harrington, dunia sudah berdenyut penuh antusiasme. Diana duduk diam di kursi rias berlapis beludru biru muda, dikelilingi cahaya lembut dari lampu-lampu ring light yang mempertegas lekuk wajahnya. Di hadapannya berdiri sang Make Up Artist profesional, bekerja dengan teliti membingkai wajah Diana seperti seniman menyentuh kanvas hidup. Kulit wajahnya terlihat bersinar natural, mata tajamnya dibingkai dengan eyeliner lembut, sementara bibirnya dibalut warna nude pink yang memberi kesan anggun. Rambut hitam gelapnya sedang ditata sesuai permin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD