Selama di kafe, Nirina jadi malas untuk sekedar melakukan sesuatu. Karena apa lagi kalau bukan Dion. Perasaan Nirina dibuat bingung sebingung-bingungnya. Kemarin Dion masih bersikap manis. Sekarang malah terlihat akrab dengan Angelia. Hal yang belum pernah Nirina lihat sebelumnya. Kedekatan dua manusia itu merupakan hal asing bagi Nirina. Entah dirinya yang tidak pernah tahu atau mereka yang memang baru menunjukkannya sekarang. Jika dilihat secara sekilas saja, Dion dan Angelia memang sedekat itu. Tidak salah jika orang tua mereka berniat untuk menjodohkan. Jelas saja orang tua Dion pasti akan lebih memilih Angelia. Gadis yang sudah lama mereka kenal. Keluarganya juga jelas. Lah, Nirina siapa. Hidupnya saja tidak jelas. Menghela nafas panjang. Memijat kepalanya yang terasa pening. Nirina

