Chapter 16 - Bahagia

1219 Words

Azzam menggenggam tanga Nadhifa, mereka sedang berjalan santai menikmati pemandangan pagi di sekitar vila. Tempat itu sangat sejuk dan sangat cocok untuk berjalan-jalan. Nadhifa melirik tangannya yang sedang di genggam Azzam, rasanya hangat dan membuat hatinya mengembang. “Mas?” “Hm? Apa sayang, kamu menginginkan sesuatu?” tanya Azzam. Nadhifa tersenyum lalu menggelengkan kepalanya pelan. Azzam langsung mengusap kepalanya lembut dan melanjutkan perjalanan. Mereka bertemu denga banyak orang yang juga sedang berjalan-jalan dengan keluarga atau pasangannya. “Disini indah, rasanya ingin berlama-lama.” Ucap Nadhifa tanpa sadar. Azzam melirik istrinya, “Kita masih ada lima hari disini. Kamu nikmati waktu liburan.” “Iya, tapi sama kamu.” balas Nadhifa. Mereka berhenti dan duduk sembari mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD