Laki-laki harus memegang teguh janjinya. Walaupun rasa sakit melanda hatinya. _Ali *** Author POV Beberapa hari telah berlalu. Suasana apartemen Aurel telah berubah. Kembali seperti sediakala, sunyi. Dari kejadian Aurel mengungkapkan kejujurannya. Sikap Ali kembali seperti semula. Dingin, dan lebih menutup diri. Saat ini, Ali sedang berdiri di balkon menikmati pemandangan indah kota Melbourne. Awalnya Ali sendirian. Beberapa menit kemudian Aurel datang menghampirinya. Ali tidak memperdulikan kehadiran wanita berambut panjang ikal itu. Ali tidak menyapanya. Bahkan senyum pun tidak. Ia sibuk memanjakan matanya melihat gedung-gedung tinggi di kota ini. Ya, hitung-hitung sebagai hiburan akan kegalauannya yang tidak kunjung sembuh. Cukup lama Ali dan Aurel tenggelam dalam kebisuan. Tidak

