35

2055 Words

Yang namanya mantan terindah gak akan berakhir saling benci. Namun saling merindu dan mencintai dalam diam. *** Dua puluh menit dalam perjalanan. Kini Aisyah telah sampai ke tujuannya. Di balik kaca jendela mobil, dilihatnya rumah besar bertingkat tiga yang dulu menjadi rumah ketiganya. Rumah yang juga memberikannya kesan indah yang tidak akan terlupakan dalam hidupnya. Aisyah tersenyum melihat rumah itu. Semoga dengan ia datang ke rumah itu mendapatkan rasa bahagia. Dapat sambutan senyuman hangat dan canda tawa dari orang-orang yang berada di dalam sana. "Syah," panggilan pelan dari Andra yang membuat Aisyah melihat ke arahnya. "Kita ngapain ke sini?" tanyanya. "Aku ada keperluan," jawab Aisyah. "Ini rumah siapa?" "Rumah Ali." "Ohh, mantan suami kamu itu. Ada perlu apa?" "Hal pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD