Author POV Aisyah hela nafasnya gusar. Ia juga mengusap wajahnya yang basah sebab air mata. Ia berdiri dan mensugesti dirinya agar kuat. Ia tak boleh terlalu lama lemah dalam kerapuhan. Ia sekarang seorang ibu, jika ia tenggelam dalam keterpurukan terus. Maka kasihan bayinya. Ia tak boleh egois, ia harus tegar demi buah hatinya. Aisyah melangkah pergi untuk kembali. Tidak, ia tidak kembali ke ruangannya. Melainkan kembali ke ruang tempat Ali berada. Ia kembali ke sana. Sesaat setelah sampai. Ia langsung saja memeluk tubuh suaminya yang semakin dingin. Ada sesuatu hal yang ingin ia sampaikan pada Ali. Mungkin ini pesan terakhirnya sebelum mengikhlaskan suaminya itu. Dan mungkin juga ia mengharapkan datangnya keajaiban kepada suaminya. Tak salahkan, jika ia masih berharap suaminya bangun d
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


