27

1696 Words

Ali menghela nafas beratnya. Ia kembali menatapi istrinya yang juga sedang menatapnya lekat. "Kamu boleh benci aku, Syah. Tapi barang yang aku beri untuk kamu, tolong jangan kamu sia-siakan," ucapnya. "Maaf Ali, aku bukannya menyia-yiakan pemberian kamu. Tapi aku gak mau menerima cincin itu," ucap Aisyah. "Beri aku alasan yang tepat kenapa kamu gak mau menerima barang dari aku, Syah?" "Karena—" "Karena apa?" "Aku gak tau. Gak ada alasan." Ali menggapai tangan Aisyah. "Ambil ini, kalau kamu gak mau memakainya gapapa. Simpan aja untuk kenangan. Mungkin ini hadiah terakhir dari aku." Ali menyimpan cincin pemberiannya di dalam genggaman tangan kanan Aisyah. "Please ... jangan dibuang," tambah Ali. Aisyah menghela napasnya pelan. "Oke, aku terima," katanya. Ali terlalu kukuh jadi sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD