"Yaudah, lo berdiri aja disitu terus." Ucap Senja yang melihat Jingga masih dengan keputusannya. Dan kali ini, gadis itu meminta Senja untuk membujuk Bu Marni agar mengurungkan niatnya menunjuk Jingga sebagai co-host menemani Senja di kuliah tamu minggu depan. "Ayolaaah Sen. Kenapa sih lo gitu banget sama gue." Rengek Jingga sembari menarik-narik lengan Senja. Dia coba membujuk Senja. Namun sepertinya tidak berhasil. "Gue kenapa? Lagian yang nunjuk kan bukan gue, tapi Bu Marni." Ucap Senja masih sibuk dengan ponselnya. Kini dia beralih ke game yang baru saja dirilis dan memiliki peminat yang cukup banyak, dan salah satunya adalah Senja. "Maka dari itu, Senja yang tampan nan rupawan.. Gue minta bantuan lo buat bujuk Bu Marni ngurungin niatnya milih gue." Ucap Jingga. "Lah siapa gue? Nyu

