34. Kebenaran

1852 Words

Yasmine kembali ke apartemen ketika waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Dia tidak menyangka akan menghabiskan waktu selama itu hanya untuk pergi ke salon. Jika dihitung-hitung, dia hampir seharian menghabiskan waktunya untuk perawatan di salon. Tapi tidak apa-apa. Yasmine justru senang. Perawatan yang ia lakukan seharian ini sama sekali tidak mengecewakan. Rasanya badannya kembali bugar. “Kenapa nggak sekalian pulang tengah malem aja?” sambut Damar ketika Yasmine baru saja memasuki apartemen. Yasmine hanya bisa memutar bola matanya malas. Dia pergi keluar bukan untuk keluyuran tidak jelas. Dia keluar bersama Mama Lena―ibu dari laki-laki yang merupakan suaminya. Jika Mama mertuanya meminta pulang hingga larut malam pun, Yasmine juga tidak akan bisa menolak. “Aku kan udah bilang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD