Chapter 16

1374 Words

DDD 15 Fitnah hanya akan membawa sengsara dan berujung pada penyesalan ♥ Setelah malam terkutuk itu, esoknya Tanti memaksa diri untuk segera bangun, ia tidak ingin anggota keluarganya menaruh curiga. Tanti menghela tubuhnya yang masih terasa remuk redam dan segera berkemas setelah membersihkan badan. Saking asyiknya berkemas ia sampai tidak menyadari jika sang bunda sudah berdiri di ambang pintu kamarnya yang sedari tadi sudah ia buka. “Semangat banget anak Bunda ini? Besok berangkat ya Dek? Salam ya buat eyang. Adek sih, nggak kasih Bunda antar. Coba boleh loh,” ujar Tania seraya mendudukkan diri di tepi tempat tidur sembari mendekap bantal bekas kepala Tanti. “Bunda pasti kangen berat sama Adek nih,” tambah Tania. Tak urung perkataan Tania membuat tanggul air mata Tanti jebol juga.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD