"Diamlah..." kata Andre berbisik di telinga Anora. Anora kaget. Tubuhnya menegang dan ia takut Andre akan berlaku kejahatan padanya. Bisa saja, kan? Secara mereka hanya tinggal berdua dan Anora sudah tidak bertemu dengannya hampir 15 tahun lamanya. "Jangan berteriak..." kata Andre. Jantung Anora berdegup kencang, ia hendak membalas Andre dengan menggigit jari Andre yang membekap mulutnya, namun tak jadi ketika ia mendengar suara bunyi barang jatuh dari luar kamarnya yang terbuka cukup kencang. "Jangan teriak, sepertinya kita tak berdua di rumah ini!" kata Andre seraya melepaskan tangannya yang membekap Anora. Jantung Anora masih berdegup kencang dan semua pikiran buruknya tentang Andre lenyap seketika ketika ia menyadari niat Andre yang malah mau menolongnya. "Itu mungkin kucing..." kata

