Bab 33: My Wedding Diary 7

1068 Words

Dugaanku tentang keluarga Haris tak sepenuhnya benar. Kupikir aku akan ditolak mentah-mentah karena statusku yang menjanda dua kali dan orang tuaku yang entah bagaimana harus kuceritakan pada mereka. Nyatanya Papa Haris menyambutku dengan hangat, begitupun dengan Mamanya. Kami makan dan ngobrol dengan seru. Papa Haris kelihatan menyukaiku karena aku asyik diajak bicara. Namun, kehangatan itu tak berlangsung lama... Tepat ketika aku dan Haris sudah jadian alias pacaran selama tiga bulan, Neneknya yang datang dari Kanada memutuskan tinggal di Indonesia, menikmati masa tua bersama putri bungsunya yakni Mama Haris. Hari pertama ketika Haris mengenalkanku, dan ketika kuulurkan tanganku ke arah beliau, ia tak menjabatnya, jangankan menjabatnya, tersenyum padaku saja nggak. Mukanya masam dan sy

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD