Part 21

1785 Words

Hembusan angin kencang menerpa wajah seorang gadis bertubuh mungil. Dia berdiri diatas batu besar. Merasakan sejuknya angin di pagi hari ini. Matanya tertutup merasakan semilir angin yang mulai merasuki tubuhnya. Sedang dari arah belakang, seseorang tengah memperhatikan gerak geriknya. Sama-sama tak mau beranjak dari tempat itu. Perlahan gadis itu membalikkan badannya. Jilbabnya yang tergerai tertiup angin menambah keindahan tersendiri bagi yang memandangnya. Jasmeen tersentak melihat seseorang yang membuatnya lupa akan rasa sakitnya kini tengah berdiri didepannya. Sedang apa lelaki ini disini. Dia berdiri dengan kedua tangan dimasukkan kedalam saku celana. Bukankah seharusnya lelaki ini pergi ke kampus. Lalu apa yang dilakukan olehnya hingga bisa berada disini. "Sedang menikmati

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD