Bab. 44 Perburuan

1999 Words

Riva terjaga ketika mndengar suara azan subuh berkumandang. Ia meraba kasur di sebelahnya yang kosong. Rupanya Alex tidak pulang malam ini. Wanita menebak pasti masih berada di rumah Yura Riva tampak menghela nafas panjang dan menyadari jika Alex bukan miliknya saja saat ini. Ia tidak mau larut dalam rasa cemburunya, lebih baik melakukan salat subuh agar hatinya merasa lebih tenang. Mentari mulai terlihat di balik awan, sinarnya yang hangat membias udara dingin sisa semalam. Riva, Pak Bram dan Devan sudah berada di meja makan untuk sarapan. “Alex belum pulang?” tanya Pak Bram sambil menoleh ke arah Riva. “Belum Pi,” jawab Riva sambil menyuapi Devan. “Assalamualaikum …,” ucap Alex yang baru pulang. "Dady,” sapa Devan dengan senang. “Waalalikumsalam …,” jawab Riva dan Pak Bram berba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD