Angkasa kembali harus pasang badan, siap siaga memapah adiknya dari keluar mobil, sampai ke dalam rumah. Belum selesai perjuangannya, ia masih harus memapah Aksara naik tangga menuju lantai dua. Duh ... rasanya napas Angkasa sudah mau habis. Satu anak tangga saja, perjuangannya begitu berat. Sementara anak tangganya ada lebih dari 20. Perlahan namun pasti, akhirnya perjuangan Angkasa selesai juga. Ia sudah menyelesaikan semua anak tangga. Sengaja diam dulu, tidak mengeluh. Karena ia tahu, jika ia banyak bicara, napasnya akan jadi tak keruan. Kalau napasnya tak keruan, bisa-bisa jumlah oksigennya berkurang, sehingga ia bisa terjungkal berdua bersama Aksara akibat pingsan. Kan berabe jika itu benar akan terjadi. Seperti berada di surga, ketika Angkasa dan Aksara akhirnya telah sampai di ka

